Posted under news
Di Lumpur Kita Bertempur

Lumpur setebal lima centimeter “mengunci” ban sepeda peserta. Segala cara dilakukan untuk dapat menyentuh garis finish, dari mendorong sampai menyeret tunggangan. Takayal waktu tempuh pun membengkak dari lima menjadi 45 menit!.
Tiap-tiap lomba punya tanangan tersendiri untuk dihadapi, begitu pula halnya dengan gelaran MTB Downhill Championship (22-23/12/2007). Pada event yang diselenggarakan di Gunung Pinang Banten ini para pesertanya dipaksa bergelut dengan bentangan lumpur, MTB Downhill Championship berlangsung dengan membagi peserta dalam delapan kelas; Elit Pria, Hardtail Open, Master. Pria Open, Wanita Open dan Pria Junior. Dari tiap-tiap kelasnya, hanya 10 rider saja yang berhak mengikuti babak final.
Pada Elit Pria. Popo Ariyo Sejati (Kencana Bike) menjadi yang terbaik saat seeding run. Peraih medali perak di Sea Games 20O7 ini finish dengan catatan waktu 3 menit 52,88 detik. Menyusul dibelakangnya, rekan satu tim Poernomo yang tiga detik lebih Lima. Tempat ketiga diisi Agus Suharlan {ISSI Sumedang/Pelatda Jabar) dengan 4 menit 00,23 detik.
Posisi tetsebut tidak berlangsung lama. Berbeda saat seeding run, tanah liat yang menjadi kian padat saat final menuntut kemampuan lebih peserta. Hal itu dapat dimanfaatkan Poernomo. Meski catatan waktu menu run menjadi 4 menit 32,89 detik. la keluar sebagai juara pertama. Sedangkan Priyo (Kencana Bike) yang saat seeding run berada di urutan keempat berhasil merebut tempat kedua. Hanya tempat ketiga saja yang tidak berubah. masih ditempati oleh Agus SuharIan. Popo sendiri terpental ke posisi lima.

Sementara itu hasiI seeding run kelas Pria Open menempatkan Afos (XTR-Malang), A. Faula F (G-Two Garut) dan Febi (Volcano MT8) di posisi pertama hingga ketiga. Lagi,hasil tersebut berubah di final. Ahmad Johari (B.O.A.M) yang hanya berada di urutan lima saat seeding run berhasil mencatatkan waktu tercepat 6 menit 31,51 detik. Ia mengalahkan catatan waktu milik Riza Ahmad (Salmount-B bike-H-1) dan Wawa (Gripons MTB) yang masing-masing menempati juara dua dan tlga.
Dari Pria Open kita beralih ke Wanita Open. Kelas ini merupakan yang paling sepi karena hanya diikuti tiga rider saja. Jumlah tersebut malah masih harus berkurang lantaran ditinggal Fitri Amalia (BAM). Fitri harus rela tidak melanjutkan perlombaan setelah ter-jatuh, hanya beberapa saat start seeding run dimulai.
Dengan begitu, persaingan tersisa bagi Kusmawaty (Polygon-Rudy Project- Pelatda Gamis, Jabar) dan Meita Gleniyanti (Volcano MTB) saja. Kusmawaty yang dapat mengatasi medan berlumpur dengan baik berhasil mencatatkan waktu 5 menit 36,62 detik di babakfinal. Ini berbeda dengan Meita. la harus rela bergelut dengan lumpur selama lebih dari 45 menit sebelum akhirnya mencapai garis finish. Fiuh…
Berbeda dengan Wanita Open antusiasme peserta di kelas Hard-tail sangat terlihat. Hal ini terbukti dengan 15 rider yang mengikuti seeding run. Di kelas ini Atenk B-boy (B bike-l-14) mampu menjadi yang tercepat, baik saat seeding run ataupun babak final, la melewali garis finish dalam waktu 5 menit 3.78 detik, melampaui catatan waktu terbaik kelas Pria Open. Masih dari tim B bike-H4, di tempat kedua ada Ali Nurdin, disusul Dadan (Lazy Rider) di tempat ketiga.
MASTER
Kelas Master masih terbagi lagi menurut usia pesertanya menjadi Master A, B dan C. Umur nampaknya bukan halangan bagi para penggila turunan yang ikut berpartisipasi dalam kelas ini. Seeding run Master A menghasilkan nama Koko Petox(Salmount-B bikeH4), Maria (Hi), dan JemmieTauw (B bike-H1) pada posisi satu hingga tiga. Namun di babak final Marta berhasil merebut juara pertama dengan waktu 5 menit 22,99 detik. Posisi Jem-mie Tauw juga merangsek maju menjadi urutan kedua. Sedangkan tempal ketiga ditempati Benny Setyawan (Kencana Bike). Benny yang saat seeding run hanya berada di posisi kelima berhasil meraih peringkat ketiga meski dengan Catalan waktu lebih dati 22 menit.
Di kelas Master B, kejutan datang dari Takin Bowil. Takin yang saat seeding run hanya berada di urutan delapan keluar sebagai juara di babak final. Pembalap Ze-roTwoTwo ini berhasil finish dalam waktu 5 menit 24,58 detik. atau sekitar setengah menit lebih cepat dari Catatan waktu saat seeding run. Posisi kedua direbut oleh Shida (XTft.Malang).diikuti Ramon (MTB Freeride Indonesia).
Sedangkan kelas Master C selesai dengan Tusli Supriadi (ISSl Ciamis) pada podium pertama. Catatan waktu Tusli yang 6 menit 22,40 berhasil mengalahkan milik Rudhan-ton (XTR-Malang] dan Didi Arifin (Freeride Junkie Castle Bike).
Gelaran MTB Downhill Championship ditutup dengan mempertandingkan kelas Junior yang hanya diikuti empat peserta saja. Di kelas ini, pembalap Volcano MTB berhasil menyabet dua dari tiga posisi yang tersedia. Keduanya berkat kayuhan Aryo Faruq dan Aryadi yang masing-masing ada di peringkat satu dan tiga. Sedangkan Haka (XTR-Malang) berada di posisi dua setelah finish dalam waktu 28 menit 17,4b detik.
BUKAN SEKEDAR LOMBA
MTB Downhill Championship diselenggarakan bukan semata-mata untuk perlombaan DH saja, Lomba torsebut sekaligus berfungsi sebagai ajang perkenalan trek DH Gunung Pinang 2 dan gathering para penggila MTB.
Untuk ketiga tujuan tersebut. nampak-nya MTB Downhill Championship sudah berhasil. Paling tidak ajang yang terlaksana berkat kerjasama antara Volcano MTB, MTB Freeride Indonesia, Freeride Junkie dan beberapa pendukung lainnya ini mampu menarik perhatian downhiller dari berbagai kota.
Sedikit mengenai trek Gunung Pinang 2 yang baru saja “diresmikan” trek ini memiliki panjang 2,2 kilometer. Di dalamnya terdapat beberapa rihtangan seperti akar bercampur tanah liat, drop off dan beberapa jump. Sejatinya trek ini dapat dilibas dengan rooting sekitar 5-6 menit. Namun terkait hujan yang merubah permukaan tanah menjadi lautan lumpur. banyak peserta yang baru bisa sampai di finish setelah berjuang lebih dari 10 menit.
andri on 02 Feb 2009 at 12:56 pm #
luar biasa
bayu on 30 Apr 2009 at 3:58 pm #
bisa minta contact perosn untuk komunitas XTR atau down hill di malang atau Surabaya nggak?? no telpon atau website juga boleh.
terimakaih
bayu
diaz on 17 Oct 2009 at 11:46 am #
mm…
event yang sekarang demo ny dari indo donk…
klu bisa dr volcano ny sendr…
mtb-senggreng on 30 Nov 2009 at 9:44 am #
benar2 penuh perjuangan dan tantangan