June
15th 2008
Volcano MTB-Siap Menyemburkan Lahar Prestasi

Posted under news

Sumber: Majalah Cycling

Sepeda sudah bukan barang asing lagi di Banten. Namun beberapa tahun ke belakang ini, mulai mengalami pergeseran fungsi. Kalau dahulu sepeda dipakai untuk tujuan kesehatan semata, namun kini mulai merambah sebagai alat pelampiasan hobi dan penangguk prestasi. Semuanya tak lepas dari campur tangan sebuah klub, Volcano MTB.

Awalnya sepeda gunung dipakai masyarakat Banten untuk berolahraga. Perlahan-lahan, seiring meningkatnya semangat bersepeda, komunitas-komunitas sepeda-utamanya jenis MTB-mulai bermunculan bak cendawan usai turunnya hujan. Untuk itu diperlukanlah sebuah wadah yang besar, tempat berkumpulnya mereka-mereka yang sekedar doyan genjot sampai yang serius menggeluti sepeda. Dan sebagai hasilnya, tepat pada 3 Juli 2005 warga Banten memiliki sebuah klub sepeda gunung yang kian hari kian berkilau sinarnya, namanya Volcano MTB.

Mendengar kata ‘volcano’, pastinya pikiran Anda akan merujuk pada gunung berapi. Hal itu bisa dimaklumi karena memang terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Soal mengapa warga Banten memilih nama itu, tentulah ada alasan kuat. Apalagi nama serupa juga digunakan oleh suporter sepakbola Banten yang sudah lebih dahulu terkenal. “Nama Volcano MTB terinspirasi dari nama gunung berapi legendaris Krakatau yang ada di kawasan Cilegon, Banten,” jelas Pyandono, salah satu pendiri Volcano MTB.

Tidak hanya itu, masih ada makna lain dibalik pemilihan kata ‘volcano’ sebagai nama klub, yakni melambangkan semangat yang menyala-nyala untuk meningkatkan prestasi para MTB-er Banten. Memang, semangat membara itulah yang akhirnya selalu berusaha ditunjukkan para pembalap asal Banten di berbagai event nasional. Mulai dari kelas downhill, fourcross, cross country, BSX hingga BMX pernah mencatat nama pembalap dari Volcano MTB sebagai pesertanya.

Tiga pembalap yang terbilang rajin mengharumkan nama Volcano MTB di kejuaraan nasional adalah Rony Pasha, Adi Pratama dan Pyandono. Dua nama pembalap yang disebutkan di awal diproyeksikan akan terus berkembang karirnya. “Pembalap Volcano MTB relatif masih muda, beberapa malah masih sekolah, jadi belum banyak menuai prestasi. Tapi setidaknya sekarang sudah muncul beberapa nama yang mulai kelihatan prestasi dan semangatnya,” terang Pyandono.

Memiliki banyak berlian yang masih perlu diasah, membuat pengurus klub lebih serius membina atlet-atletnya. Berbagai sektor terus diperbaiki, terlebih soal pengadaan sarana yang dalam hal ini berupa peralatan untuk dipakai balapan atau latihan. Maklum saja, pembalap-pembalap Volcano MTB hingga kini masih banyak yang berlaga dengan sepedanya masing-masing. Begitupula halnya dengan atribut-atribut yang bercokol di badan pembalapnya, pun masih dikeluarkan dari kocek pribadi. “Volcano MTB masih masih dini. Kita belum mendapat bantuan dari sponsor kala bertanding,” kata pria yang akrab disapa Om Pyan ini.

Namun perlahan-lahan masalah tersebut coba diatasi. Tunggangan mulai dibeli lewat kocek pribadi Pyandono. Malah untuk yang satu ini Pyan tidak mau tanggung-tanggung, dirinya membeli langsung sepeda DH keluaran Intense ke distributornya di Amerika Serikat. Dan sepeda itulah yang sukses menghantar Pyan masuk posisi lima besar kelas Master C saat berlangsungnya event MTB DH dan BMX Dirt Jump 07 di Cikole.

DIDUKUNG BANYAK PIHAK

Sebagai klub, Volcano MTB mendapat dukungan dari banyak pihak. “Kita merangkul dan berkerjasama dengan banyak klub pesepeda di wilayah Banten. Seperti, Spinx, Gripons, Cilegon Bike, Trypolita, dan Krakatau Bicycle,” ujar Pyandono yang sekaligus juga bertindak sebagai juru bicara Volcano MTB.

Selain dari klub-klub yang sudah ada, pembentukan Volcano MTB juga mendapat banyak tanggapan positif dari segala lapisan, bahkan tak ketinggalan dari induk olahraga sepeda ISSI cabang Banten. “ISSI serta pihak sponsor turut memberikan dukungan, utamanya dalam hal informasi, pelatihan dan pembinaan,” ujar Pyandono.

Belum genap satu tahun berdiri, Volcano MTB mulai membuat trek sepeda sendiri. Lokasinya masih di dalam wilayah Banten, tepatnya di Gunung Pinang, Cilegon. Dan hingga kini terhitung dua buah trek DH dan XC sudah dibangun di sana. Trek yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pesepeda yang haus akan tantangan.

Punya lahan bermain sendiri menggerakkan para pengurus Volcano MTB untuk menggelar hajatan. Mereka mengundang para pesepeda untuk unjuk nyali dalam kejuaraan Volcano Championship Serie 1, hitung-hitung ajang memproklamirkan nama klub sekaligus studi banding kemampuan pesepeda lokal dengan daerah lainnya. Siasat itupun berhasil. Pesepeda asal Banten mulai diperhitungkan.

Dengan adanya kombinasi antara klub semacam Volcano MTB dan trek milik sendiri, niscaya tak lama lagi provinsi Banten akan kebanjiran atlet sepeda berkualitas. Dan menurut perkiraan, dua sampai tiga tahun kedepan Volcano MTB akan mengeluarkan laharnya, lahar prestasi. Awas, jangan sampai Anda diberangusnya!(tomi)

Volcano MTB

Berdiri : 3 Juli 2005

Pembalap : Rony Pasha, Adhi Pratama, Aryo Farux, Feby Setiawan, Oni Santosa, Said M. Noor, Pyandono, Incha, Guntoro, Echwan Fahrudi

SEKRETARIAT: Jl. TB Ismail Kavling Blok I - 226

Cilegon, Banten, 42417

Telp. (0254) 394094

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply